Awas! Penipuan Berkedok M-KIOS TELKOMSEL!

Sekedar Informasi dan Berbagi Pengalaman bagi Pembaca,

Pada tanggal 9 Mei 2015, saya telah tertipu oleh SMS yang mengatasnamakan M-KIOS TELKOMSEL. Di SMS tersebut, saya dinyatakan kandidat penerima hadiah uang sebanyak Rp. 100 juta. Silahkan baca lampiran informasi mengenai hal ini di postingan ini:

Situs Penipuan Berkedok M-KIOS TELKOMSEL.

Klik di sini: –> PESTA ISI ULANG M-KIOS 2015

Saya telah tertipu mengirim uang sejumlah Rp. 2.550.000,- dan tambahan biaya sebanyak Rp. 6.500,- untuk transfer uang ke pemilik rekening bernama FAUZIAH. Lihat informasi lengkap transaksi bank-nya di bawah.

Saya mengirim uang dari rekening saya sendiri di CIMB Niaga.

Sebelum mentransfer, saya juga diminta untuk mengisikan pulsa sebanyak 5 kali sejumlah Rp. 100.000,- ke nomor tertentu (nomornya saya sudah lupa, tapi cukup banyak. Dihubungi satu nomor, nomor yang lain menelepon. Apakah ini akibat dari kebablasannya era informasi teknologi di mana orang bebas membeli nomor hape dan menggunakannya untuk tujuan yang salah?).

Uang membeli pulsa ini juga saya ambil dari rekening bank yang sama = CIMB Niaya, sebanyak Rp. 500.000,-.

Berikut keterangannya, yang saya ambil dari screen laptop:

Bukti transaksi CIMB Niaga

Dari keterangan di atas, penerima uang Rp. 2.550.000 bernama FAUZIAH. Dengan nomor rekening Bank Mandiri (kalau tidak salah), dengan nomor rekening: 459801016870. Bagi yang bisa meringkus pelaku ini, saya sangat mengucapkan terima kasih.

Informasi ini memang terlambat saya informasikan karena saya dan orang tua beranggapan memang sudah ini takdirnya, terlalu mempercayai telepon dari orang yang mengaku-ngaku baik, namun penuh hipnotis. Saya pun waktu itu, terlalu polos untuk mempercayai bahwa memang bahasa bisa dipoles sedemikian rupa untuk menipu dan penuh tipu muslihat.

Saat ini, kami mendoakan agar pelaku penipu ini bisa bertaubat dan mengembalikan uang yang telah dicuri dari kami secara zalim. Jika pelaku mau berfikir kembali, maka uang yang dikembalikan ke kami, akan kami infakkan ke anak yatim piatu yang ada di kota Padang. Jika tidak, ya tidak apa-apa, sebab kami tahu, di akhirat kelak, kami pasti akan dipertemukan kembali dengan mereka-mereka ini. Dan tentunya, pahala mereka akan menjadi hak korban mereka dan mereka akan ditempatkan di neraka Jahannam karena telah menipu dan merugikan orang lain.

Semoga informasi ini bisa dicermati. Saya telah menghubungi pihak bank CIMB Niaga, tapi pihak Bank menyatakan bahwa transfer itu atas inisiatif sendiri, jadi tidak bisa dibantu. Amat sangat saya sayangkan, waktu itu.

Yang saya tanyakan adalah (dalam keraguan, sekaligus harapan) untuk semua bank di Indonesia:

  1. Baiklah jika memang itu inisiatif sendiri, namun jika ada nasabah yang “salah pencet” nomor rekening, misalnya di Hape TouchScreen, apa uang bisa “ditarik” kembali? Kenapa tidak bisa? Jika si pengirim mengajukan keterangan salah pengiriman, apakah hak nasabah untuk mendapatkan uangnya kembali menjadi tidak ada?
  2. Jika penerima adalah pemilik rekening bank lain selain CIMB Niaga, apakah pihak bank tidak melakukan kerja sama antar bank di seluruh Indonesia? Sementara, di luar negeri, bank akan bekerja sama dengan bank lainnya, baik swasta maupun negeri, dalam hal melindungi kenyamanan nasabah.

Bagaimana dengan nasabah yang hapenya dicuri? Laptopnya hilang, misalnya?

Jadi, wajar bila banyak yang menjadi korban penipuan uang di rekening, baik ATM maupun buku tabungan, karena bank tidak “tegas” perihal pelayanan transaksi keuangan dan terkesan lepas tangan.

Jika saja perlu surat keterangan Polisi dari Padang Utara waktu itu, sudah tentu akan saya urus. Namun, karena Bank sudah menyatakan tidak bisa membantu, maka apa daya, bersabar saja…

Harapan saya adalah tidak ada lagi kejadian seperti ini dan tentunya jika terjadi pada nasabah, akan lebih baik jika pihak bank turut membantu dengan “membatalkan” transaksi setelah nasabah mengajukan pembatalan transaksi 2 x 24 jam. Dikenai biaya pun, saya rasa tidak masalah asalkan bisa memberi “efek jera” ke si penerima uang korban. Korban, hanya akan sadar, setelah satu atau dua hari setelah ditipu.

Terima kasih. Semoga dapat dicermati dengan baik.

Pastikan betul, Anda mengirim uang ke orang yang tepat dan benar, sesuai dengan nomor rekening dan bank yang tepat. Jika semua sudah benar, berdoalah supaya Anda memang mengirim uang untuk tujuan yang memang tidak merugikan Anda sama sekali.

Semoga tidak tertipu, ya!

(Kita doakan semoga penipu seperti ini bisa bertaubat).

 

Comments or Feedback? Tanggapan Anda?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s